Ekspor adalah aktivitas mengirim barang dari dalam negeri ke negara lain untuk tujuan perdagangan. Saat ini, peluang ekspor semakin terbuka lebar karena pasar global lebih mudah dijangkau lewat teknologi dan logistik yang semakin maju.
Jika kamu ingin mulai mengekspor produk, kami sudah merangkum cara ekspor barang ke luar negeri dengan mudah, lengkap, dan bisa langsung kamu praktikkan.
1. Menentukan Produk yang Tepat untuk Diekspor
Langkah pertama tentu memilih produk yang memiliki permintaan di pasar internasional. Kamu bisa melakukan riset sederhana melalui:
-
Tren penjualan internasional di marketplace global seperti Amazon, Etsy, Alibaba.
-
Permintaan dari negara tujuan (misalnya kerajinan, makanan olahan, tekstil, atau produk herbal).
-
Keunggulan produk lokal yang tidak dimiliki negara lain.
Pastikan produkmu memenuhi standar kualitas internasional, karena setiap negara biasanya memiliki regulasi ketat terkait keamanan produk, khususnya untuk makanan, kosmetik, dan obat tradisional.
2. Mempelajari Regulasi Ekspor
Setiap barang yang diekspor memiliki aturan yang berbeda. Kamu perlu memahami:
-
Barang yang dilarang ekspor
-
Barang yang dibatasi (butuh izin khusus)
-
Dokumen wajib ekspor sesuai jenis barang
Untuk pemula, kamu bisa memulai dengan produk yang tidak memerlukan izin rumit, seperti kerajinan, aksesori fashion, atau produk dekorasi rumah.
3. Menyiapkan Dokumen Ekspor
Agar proses ekspor berjalan lancar, kamu harus menyiapkan beberapa dokumen utama berikut:
a. Invoice
Berisi detail barang, harga, dan informasi pembeli.
b. Packing List
Mencantumkan jumlah, jenis, dimensi, dan berat barang.
c. Bill of Lading / Airway Bill
Dokumen pengangkutan yang diterbitkan oleh perusahaan logistik.
d. Sertifikat Asal Barang (Certificate of Origin)
Diperlukan untuk beberapa negara agar pembeli bisa mendapatkan potongan bea masuk.
e. Dokumen Perizinan Tambahan
Jika barangmu termasuk kategori khusus.
Dokumen-dokumen ini menjadi identitas resmi barang yang kamu kirim ke luar negeri. Pastikan semuanya lengkap agar tidak tertahan di bea cukai.
4. Menentukan Metode Pengiriman
Ada beberapa cara mengirim barang ke luar negeri, dan kamu bisa memilih sesuai kebutuhan:
a. Ekspor Skala Kecil (UMKM)
Pilihan paling mudah:
-
Jasa kurir internasional seperti DHL, FedEx, UPS, EMS.
-
Program pemerintah seperti Layanan Kargo UMKM melalui Pos Indonesia.
Keunggulannya: proses lebih cepat, dokumen sederhana, cocok untuk pengiriman 1–100 kg.
b. Ekspor Skala Besar
Jika volume barangmu besar, kamu bisa menggunakan:
-
Pengiriman via laut (sea freight)
-
Pengiriman via udara (air freight)
Biasanya kamu akan bekerja sama dengan freight forwarder, yaitu perusahaan jasa yang mengurus seluruh proses ekspor, termasuk dokumen, bea cukai, dan pengiriman.
5. Mengurus Proses Kepabeanan (Customs)
Bea cukai adalah pintu utama sebelum barangmu keluar dari Indonesia. Langkah yang kamu perlukan antara lain:
-
Menginput data barang ke sistem (jika volume besar).
-
Menyerahkan dokumen-dokumen ekspor.
-
Menunggu pemeriksaan barang.
Untuk pengiriman kecil memakai jasa kurir internasional, proses ini biasanya otomatis diurus oleh penyedia layanan sehingga kamu tidak perlu datang ke kantor bea cukai.
6. Menentukan Harga Jual dan Biaya
Agar kamu tidak rugi, perhitungkan komponen biaya berikut:
-
Harga barang
-
Biaya pengemasan
-
Ongkos kirim internasional
-
Pajak dan biaya tambahan di negara tujuan
-
Asuransi pengiriman (opsional tapi sangat disarankan)
7. Mengemas Barang dengan Standar Internasional
Kemasan ekspor harus aman, kokoh, dan mematuhi aturan negara tujuan. Pastikan kamu:
-
Menggunakan bahan yang tahan guncangan.
-
Memberi label yang jelas (alamat, kode HS, penanda barang mudah pecah).
-
Mengemas produk makanan dengan kedap udara dan higienis.
Pengemasan yang baik akan mengurangi risiko kerusakan barang selama perjalanan.
8. Melacak Pengiriman sampai Tiba di Negara Tujuan
Setelah barang dikirim, kamu bisa memantau perjalanan paket melalui nomor resi yang diberikan pihak logistik. Beri pembeli update secara berkala agar mereka merasa tenang dan percaya dengan pelayananmu.
Cara ekspor barang ke luar negeri sebenarnya tidak sesulit yang terlihat. Dengan persiapan produk, dokumen, metode pengiriman, dan pemahaman regulasi dasar, kamu bisa memulai ekspor meski hanya dari rumah.
Kami sarankan kamu memulai dari volume kecil terlebih dahulu untuk memahami alurnya, lalu meningkatkannya seiring pengalaman dan permintaan pasar.